Cari Blog Ini
Jumat, 26 November 2010
T I G A T A H U N
Senin, 04 Oktober 2010
D I F A...selamat ulang tahun ke-11
![]() |
| Sebelas tahun sudah mewarnai perjalanan Kami... |
Minggu, 16 Mei 2010
ULANG TAHUN ISTRI TERCINTA...
Istri tercintaku lahir di Pemalang tanggal 15 Mei, 36 tahun yang lalu...
Dipertemukan kita karena Allah…
Cinta tumbuh setelah pernikahan…
Cinta tumbuh karena memang kesediaan kita untuk mencintai...
Cintailah Aku karena Allah...
Istriku mari renungkan
Jalanan terjal berliku
Kita bakal melewatinya
Mari kita ganding tangan
Istriku duduklah istirah
Atur nafasmu dan tenang
Kita akan segera berangkat
Belayar menembus pekat
Istriku telah ada amanah dari Allah
Mari kita didik dia dengan sepenuh hati dan kemampuan
Mari kita hantarkan dia sampai kepada cita-citanya
Mari kita ajarkan dia memahami hidup ini...
Istriku....Selamat Milad ke-36
Semoga Allah selalu menyertaimu...
Semoga Allah memberimu kemampuan dan kekuatan untuk bersabar mendampingku
Semoga Allah mencurahkan kasih sayang-Nya kepadamu dan diteruskan kepada generasi kita
Semoga Allah melindungimu dalam menjaga kehormatan keluarga kita.
Amin ya Robbal Alamin...
Kamis, 13 Mei 2010
EMPAT BELAS TAHUN penikahan kami...
Pemalang, 13 Mei 1996 pukul 09.00 WIB...
Empat belas tahun sudah kami lewati pernikahan ini...bermula kita berdua terus bertiga dan sekarang kami sudah berenam...
suka dan duka...
keringat dan air mata...
senyum dan tangisan...
khawatir dan kebahagiaan...
kami jalani bersama berpindah tempat tinggal dimulai dari Bogor terus Ciracas kemudian Pasar Rebo lalu Cipinang Melayu lanjut Haurgeulis dan sekarang berlabuh di Cilangkap...
Ungkapan hati dari keluarga kami yang kira2 tidak jauh berbeda dengan puisi Frank Crane :
Keindahan dari sebuah rumah tangga adalah keharmonisan,
Rasa aman dari sebuah rumah tangga adalah kesetiaan,
Sukacita dalam sebuah rumah tangga adalah cinta kasih,
Kekayaan dari sebuah rumah tangga adalah anak-anak,
Peraturan dalam sebuah rumah tangga adalah saling melayani,
Penghiburan dalam sebuah rumah tangga adalah Allah sendiri.
Ya Allah lindungilah keluarga kami...berikanlah hamba-Mu ini kekuatan dan kemampuan dalam mengemban amanah-Mu. Amin...
NOI AMIAMO QUESTA FAMIGLIA...
Selasa, 09 Maret 2010
Selamat Ultah Yang Ke 12

Senin, 10 Maret 1998 jam 00.00 (aku lebih suka menulis/menyebutnya 00.00 daripada 24.00) kudengar tangisanmu memecah kesunyian rumah bidan yang aku lupa namanya, didaerah Kelurahan Gedong tepatnya di Komplek Depsos belakang rumah sakit Pasar Rebo. Ya, Aa (sebutin dari keluarga kami) lahir dengan berat 1700 ons, kondisi berat bayi yang hampir mendekati tidak normal. Berat ini memang wajar karena bayi dalam kandungan menurut perhitungan bidan baru berumur 7 bulan. Bayi merah dengan hidung yang mancung rambut hitam gimbal ini pada dini hari itu juga aku kumandangkan azdan di telinga kanan dan iqomat di telinga kirinya. Setelah sekian lama mencari nama yang baik menurut kami akhirnya kuberi nama Aa, Sayyid Azzami Al Latief.

Waktu berjalan...baru umur 9 bulan Aa harus menikmati susu instan karena ASI tidak mungkin dibagi dua dengan yang ada di dalam kandungan. Aku masih ingat Aa gampang sekali tertidur, sambil tiduran nyedot botol yang penuh susu, ketika botol itu kosong sudah ada disamping Aa yang sudah pulas. Bukan hanya itu, ketika umi mau melahirkan adik Aa, yang waktu itu Aa baru berumur 19 bulan, tidak ada keluhan sama sekali dari tetangga yang dititipi, padahal ditinggal hampir 2 hari.
Konsekuensi bayi lahir prematur harus menerima kenyataan, pada usia 7 tahun Aa harus dirawat di rumah sakit karena ada cairan di paru-paru, padahal awalnya hanya sakit campak, akibatnya sampai dua pekan bermalam di rumah sakit. Abi dan umi harus “pisah rumah” bergantian menjaga Aa di rumah sakit.

Pilihan yang berat mengenai masa depan Aa harus kami tentukan, ketika ada pemikiran untuk menyekolahkan di sebuah pendidikan yang berasrama. Keputusan itu sudah matang dan akhirnya memang kami mengirim Aa untuk sekolah yang jauh dari rumah dan diasramakan. Kelas 2 SD sudah harus menjalani kehidupan sekolah yang baru dengan lingkungan yang baru juga memang tidak mudah. Eh Aa...kami sangat salut, waktu itu hanya dengan orientasi 2 pekan sudah mau ditinggal dan menjalani belajar tanpa didampingi orang tua.
Penyesuaian lingkungan dengan kondisi fisik ternyata tidak semudah yang kami bayangkan, Aa sering mudah sakit, bahkan pernah sakit cacar yang membuat Aa harus istirahat di rumah. Sampai kelas 3 bahkan kelas 4 sakit itu tidak pernah jenuh menemani Aa, setiap bulan, 3 bulan sekali selalu saja hadir walaupun memang hanya sehari sampai tiga hari. Baru ketika kelas 5 mulai dari semeter ganjil sampai sekarang Alhamdulillah sudah tidak pernah ada keluhan lagi dari Aa tentang gangguan fisik.

Dua belas tahun sudah Aa menghirup udara ini, kita selalu berdampingan hanya sampai 7 tahun, artinya Aa belajar mandiri sudah 5 tahun. Aa....tidak terlintas sedikitpun dipikiran kami ketika memutusakan untuk menyekolahkan Aa jauh dari rumah, seperti ada sebagian saudara, teman, yang mengatakan “menyiksa anak” bahkan ada yang mengatakan “membuang anak”. Semua ini untuk masa depan Aa juga, karena kami yakin hanya dengan modal pendidikan yang baik akan mudah menggapai cita-cita.
Kami bangga...Aa sekarang sudah hafal Zuz Amma, prestasi di sekolah juga sangat baik, walaupun baru sampai kelas C karena kami faham persaingan disana sangat ketat. Belajar lebih giat lagi Aa karena dengan kelebihan ilmu itu Allah akan memuliakan umatnya. Apalagi hanya tinggal beberapa hari lagi Aa akan mengikuti ujian nasional, ketika latihan kami dapat berita kurang memuaskan, jangan pernah lelah untuk selalu belajar dan terus belajar. Lebih bangga lagi ketika kami rasakan saat ini Aa selalu jujur baik ketika berbuat salah maupun benar, ini suatu sifat yang sekarang sepertinya sangat mahal, bahkan untuk anak-anak sekalipun, ini kami rasakan ade2 Aa dirumah kadang-kadang susah untuk diajak jujur. Oia Aa sekarang lagi persiapan mau main hokey di Bandung...yang semangat latihannya buat orang tua, saudara, sekolah, dan temanmu bangga...

Semogga Allah SWT selalu melindungi Aa, diberi kesehatan, kemudahan dalam segala urusan, diberi keluasan ilmu sehingga tidak ada kesulitan untuk menyelesaikan tugas belajar. Amin.
SELAMAT ULANG TAHUN AA...
Minggu, 21 Februari 2010
Masyarakat dan Media
Masyarakat dan Media
Akhir2 ini qt sering menyaksikan masyrakat yang kurang/tidak mendapat keadilan datang melaporkan masalah yang dy alami ke media masa terutama media elektronik. Penomena ini sepertinya sudah menjadi habit masyrakat kita. Berbagai alasan dari mereka beragam, ada yang mengatakan sudah lapor ke penegak hukum tapi belum ada tanggapan yang serius, ada juga karena dy mendapat tuntutan dari instansi tapi belum dapat menyelesaikannya kewajibannya.
Kenyataanya memang media massa bak “pahlawan”, dari urusan hukum seperti kasus Prita, tuntutan tagihan dari rumah sakit, kehilangan keluarga, penipuan, dll dech…rada lumayan banyak sech...ada yang datang langsung ke kantor media bahkan belakangan hampir 2x sepekan kita menyaksikan masyrakat mengadu ketika acara sedang live, ini disengaja ato tidak yang jelas bisa disaksikan ribuan pasang mata di nusantara.
Aq sech melihatnya positf ja, apalagi setelah melakukan pengaduan ke media
Apapun alasannya….terserah anda dech mo datang ke media
Rabu, 27 Januari 2010
2 Tahun...

Depok, 26 November 2009
Kurang dari 3 tahun yang lalu aku n istriku tertegun dan merasa tidak percaya setelah melihat hasil test itu “positif”. Perasaan campur aduk dan tidak terselip rasa bahagia sedikitpun. Reaksi yang dilakukan pun boleh dikatakan sesuatu yang tidak patut untuk ditiru, bahkan harus dibuang jauh2. Yach…setelah berjalan satu bulan akhirnya kami pasrah terhadap rencana Allah SWT.
Ketika ananda dalam kandungan berumur 3 bulan istriku sakit dan harus di operasi. Konsultasi dokter pertama mengatakan kalau di operasi kemungkinan kandungannya tidak selamat. Memang, walaupun tidak berharap kehadirannya tapi bukan harus hilang dengan usia yang sudah segitu. Aku sempat konsul ma tmen2 n orng2 yang aku tuakan. Sekitar 99% berpendapat tidak apa2 karena untuk menyelamatkan ibunya. Akhirnya aku mantap untuk mengijinkan istriku operasi. Ternyata Allah berkehendak lain, oleh dokter yang berbeda cukup dengan dibius lokal bisa dilakukan operasi, artinya yang di dalam kandungan tidak terkena dampaknya.
Usia ananda dalam kandungan baru 6 bulan kami menempati rumah baru, ato boleh dikatakan ”gubuk” karena memang belum layak untuk ditempati. Tetapi harus bagaimana lagi aku baru mampu menjaga, merawat, n membesarkan kalian hanya dengan itu, dan sampai sekarang pun belum ada yang berubah!.
Minggu 25 November 2007 pagi, istriku sakit perut sepertinya tanda2 mau melahirkan sudah waktunya. Sampai di bidan dan disitu lebih dari sepuluh jam tidak kunjung melahirkan, akhirnya pulang dulu, tapi sepanjang sore sampai malam istriku tersiksa karena menahan rasa sakit.
Jam menunjukkan pukul 04.00 aku antar kembali istriku ke bidan sepertinya ini memang mau melahirkan. Selama aku menunggu proses melahirkan ini yang paling gugup karena belum pernah selama ini, yaitu hampir 4 jam belum keluar juga. Akhirnya pukul 08.45 WIB ananda lahi dengan kondisi normal, yach pada jam itu hari Senin, 26 November 2007 ananda menghirup udara untuk pertama kalinya.
Imam Mu’thi Al Latief kami beri nama ananda, kini sudah 2 tahun...Ananda maafkan abi yach, terkadang suka sempat berpikir bahkan terucap ”kalau seandainya tidak ada ananda mungkin tidak begini tidak begitu”. Ya Allah... maafkan hambamu ini yang terkadang kurang bersyukur atas titipan yang Engkau amanah kepadaku...
Ananda...semoga menjadi anak yang taat kepada Pencipta-Nya, pengikut setia Sunah Rosul, berbakti kepada orang tua, berguna bagi bangsa dan negara. Amin...
HAPPY BIRTHDAY TO YOU...



